Full Time Report.
Russia 0:3 Espana
Goal:50" Xavi Hernandez 73" Guiza 82" Silva
Kalo dibilang Rusia adalah tim paling mengejutkan taon ini jelas ini sangatlah tepat sekali dan tak berlebihan. Dimulai dari babak kualifikasi EURO2008 di mana mereka 1 grup dengan Kroasia, Inggris dengan kemungkinan kecil hanya bakal jadi penonton pas bulan Juni 2008 ini, mereka malah dengan segala keajaiban ditambah dengan kebodohan Inggris malah berhasil menembuk ke putaran final Euro 2008.
Tak hany di situ aza, di babak putaran final, mereka ditempatkan segrup dengan Spanyol dan Swedia yg notabene merupakan tim unggulan yg langganan EURO dan WC, juga Yunani yg merupakan juara bertahan. Again, Rusia membuat bandar taruhan untung gede dengan mengalahkan Yunani dan Swedia untuk lolos ke babak selanjutynya dengan status runner up.
Kemudian,kejutan lebih dahsyat lage dengan berhasil meredam serangan total football Belanda dan menang 3-1 atas Belanda. Bandar taruhan di seluruh dunia untung gede2an!!!!!!
Dan di saat seluruh dunia uda menyaksikan kehebatan Russia dalam 3 pertandingan terakhir
dan mulai menjagokan bahkan menyakinin Russia mungkin za melaju ke babak final, mereka dalam pertandingan kemaren malah antiklimaks dan tampil seperti layaknya tim medioker, tak berkutik di hadapan Spanyol dengan skor telalk 3-0.
Determinasi dan stamina superpower Russia sama sekali hilang dalam pertandingan kale ini.
Motor serangan Russia yg sebelom pertandingan disebut2 sebagai "New Russian Tsar" Andrei Arshavin sama sekali off form, hanya 1 shot melenceng doank yg berhasil dia hasilkan selama 90 menit. Otomatis seluruh permaenan Russia kembali menjadi tim biasa2 za tanpa penampilan enerjik dari Arshavin seperti yg dia pertunjukkan di dua pertandingan sebelomnya.
Spanyol sendiri cukup beruntung ketemu Russia nya pas di semifinal setelah menyaksikan 2 contoh korban yg dilahap oleh Guus Hiddink dan Arshavin ( Swedia dan Belanda), jadi mereka uda bisa menyiapkan segala strategi dalam mengantisipasi serangan Russia yg beorientasi di kaki Arshavin. Marcos Senna sedari lapangan tengah uda menempel ketat dan memutus segala aliran bola yg bakal menuju ke Arshavin, dan Carles Puyol bertugas merusak dan merebut bola dari kaki Arshavin.
Pengawalan berlapis ini membuat Arshavin sama sekali tak berkutik, jangankan shoot, untuk dapet aliran bola dari lini tengah za uda steengah mati. Dan catet, dia hanyalah seorang Andrei Arshavin bukannlha Maradona ataupun Ronaldinho yg sanggup mengubah seluruh hasil pertandingan sendirian!!!!!
Spanyol di awal pertandingan sempat dikejutkan dengan cederanya David Villa pas ngambil free kick dan terpaksa digantikan Cesc Fabregas yg belom sempat pemanasan sama sekali.
Tapi ternyata cedera nya David Villa malah membawa berkah bagi SPanyol, mereka bermaen lebih terbuka dan dengn lebih efektif dengan passing satu dua yg di awali oleh Cesc Fabregas, Torres menjadi target man sendirian benernya juga menghasilkan efek yg lumayan bagus, cuman kontrol bola Torres kemaren bener2 tidak seperti pas di Liverpool, kadang terlalu deket kadang terlalu jauh dari badan, jadinya ruang tembak dia uda terlanjur ditutupin bek Russia.
Gol Xavi Hernandex hasil tendangan Iniesta berhasil meluluhlantahkan pertahanan Russia yg meski susah nyerang tapi masi berusaha bertahan mati2an selama babak pertama.
Kemudian dengan real playmaker Cesc Fabregas, deep playmaker Xavi , holding midfield Senna, free player Iniesta dan Silva, serta fake winger Sergio Ramos, Spanyol berhasil mengobrak abrik seluruh pertahanan Russia.
Kredit tersendiri pantas diberikan kepada Cesc Fabregas dengan 2 umpan brilliantnya yg menghasilkan gol Guiza dan Silva.
Meski menang telak, permaenan Spanyol belom bener2 sampai pada level sebuah tim yg matang. Lini tengah mereka bolehlah menguasai lapangan karena hampr semua pemaen tengahnya merupakan tipe pemaen yg jago dalam menguasai dan mengontrol bola.
Tapi tetap za aliran bola ke para striker nya masi terasa kurang, tidak ada nya 1 passingan yg efektif dan cepat untuk memecah pertahanan lawan ,terlalu sering bola berputar2 dulu di kaki semua pemaen tengah baru dialirkan ke striker, lawan pun uda terlanjur membangun benteng pertahanan yg ketat. Itulah mengapa Spanyol sering harus melakukan shot berpuluh2 kali dulu baru bisa mencetak gol ke gawang lawan.
Kebetulan sekali lawan Spanyol di final EURO2008 ini adalah Jerman yg mempunyai tingkat efektivitas serangan yg paling tinggi di antara tim2 peserta Euro taon ini, dlaam pertandingan semifinal kemaren za, mereka hanya berhasil melakukan 3 shot on goal dan kesemuanya menghasilkan gol dan berhasil mengalahkan Turki yg sepanjang 90 menit mengontrol jalannya pertandingan dan menghasilkan puluhan shot on goal!!!!!!!!
Spanyol perlu sangat berhati2 dalam pertandingan final kale ini, apalage ditamabh dengan kemungkina absennya striker nya yg paling efisien dan efektif , David Villa!!!!!!
Saturday, June 28, 2008
Sunday, June 22, 2008
Perempat final Euro08 Netherlands vs Russia
http://soccer.rubbishman.net/clip.php?action=play&cid=2112
Netherlands 1- 3 Russia
Ruud van Nistelrooy (86) Roman Pavluchenko (56)
Dmitri Torbinsky (112)
Andrei Arshavin (116)
Pertandingan ini bukan hanya Belanda vs RUsia,
tapi HIddink vs Van Basten.
Hiddink bole dibilang uda mengenal tim Belanda luar dan dalam,
bahkan uda ampe hafal semua strategi Belanda.
Rusia sejak babak pertama meempel ketat dan mengunci duet holding midfield
Belanda, Engelaar dan de Jong, alhasil arus bola dari belakang ke depan
macet total,barisan depan Belanda yg dikoordinir Sneijder kekurangan suplai
bola dan mesti mundur ampe ke belakang jemput bola.
Serangan dan tusukan2 maut Belanda hilang sama sekali di babak pertama,
belom lage Ruud Van Nistelroij yg ditempel ketat ama Kholodin tak bs
memegang bola sama sekali.
Babak kedua Van basten mulai mengubah strategi seperti yg dilakukannya pas
melawan Italy dan Perancis, yaitu memasukkan winger2 lincah untuk menyisir
pinggri lapangan, Van persie menggantikan Kuijt yg tak berkutik sama sekali di
babak pertama. tapi tak banyak berubah dalam permaenan Belanda, malah Rusia yg
dari celah di sisi kanan BElanda berhasil mencuri 1 gol.
Belanda mulai panik,tapi Van Basten malah menggantikan Boulahrouz dgn Heitinga
yg notabene nya lebih banyak beroperasi sebagai bek tengah menjadi bek kanan.
Hiddink meliat jelas titik lemah ini dan rusia selama babak kedua menyerang
abis2an sisi kanan pertahanan Belanda.
Van Basten kemudian dgn secepat kilat mengganti lage 1 winger masuk menggantikan
Engelaar yg uda tidak efektif, tapi yg dimasukkan adalah Ibrahim Afellay,
ini bener2 yg ga dimengerti, kenapa di pertandingan sepenting ini dalam
kondisi tertinggal dan membutuhkan gol malah dimasukkin seorang pemaen muda yg
masi minim pengalaman international, ini bener2 sebuah pertaruhan yg gagal
sama sekali.
Padahal g lebih mengharapkan robben yg mengisi posisi sayap kiri bakal lebih
efektif, masuknya Afellay malah membuat Van Bronkchost mesti lbh sering lage
naek ke depan membantu serangan karena dia lebih suka maen ke tengah dan
bukannya menyisir sisi lapangan dan melepas umpan2 silang,
jadinya di akhir babak kedua dan selama perpanjangan waktu sisi kiri
pertahanan Belanda kosong melompong dan Rusia mempunyai beberapa kesempatan
emas yg berawal dari pergerakan di sisi kiri dan hanya karena VDS za,
Belanda sanggup bertahan sampai masuk ke babak extra time.
Jelas banget Van Basten dalam menghadapi babak yg bertekanan besar masih
minim pengalaman dalam melakukan pergantian strategi yg pas, apalage
dalam kondisi tertinggal, kepanikan tertulis jelas di muka Van Basten saat
lahir gol pertama Rusia.
Rusia di bawah asuhan Hiddink bener2 sebuah tim yg brilliant ditambah lage
koordinir Andrei Arshavin membuat Rusia di 2 pertandingan terakhir ini
berbeda dgn RUsia yg dibantai Spanyol di pertandingan pertama dgn skor telak
4-1 di mana Andrei Arshavin masi menjalani skorsing.
1 gol, 1 assist di babak extra time serta pergerakan yg mengobrak abrik
pertahana Spanyol sepanjang malam cukup untuk membuktikan kapasitas anak muda
ini yg selepas Piala Eropa ini bakal jadi rebutan tim2 besar pastinya!
Well, 2 dari 3 tim jagoan g semuanya kandas di babak perempat final,
malam ini Spanyol bakal menantang Italy, kans Spanyol juga ga gede2 amat
mesti bertarung abis2an.
Apabila Spanyol tersingkir juga,abislah nafsu g untuk nonton final Euro
yg emank dari awal uda hilang setengah karena tidak lolosnya England.
Final Euro 08: Turkey vs Rusia?????
Netherlands 1- 3 Russia
Ruud van Nistelrooy (86) Roman Pavluchenko (56)
Dmitri Torbinsky (112)
Andrei Arshavin (116)
Pertandingan ini bukan hanya Belanda vs RUsia,
tapi HIddink vs Van Basten.
Hiddink bole dibilang uda mengenal tim Belanda luar dan dalam,
bahkan uda ampe hafal semua strategi Belanda.
Rusia sejak babak pertama meempel ketat dan mengunci duet holding midfield
Belanda, Engelaar dan de Jong, alhasil arus bola dari belakang ke depan
macet total,barisan depan Belanda yg dikoordinir Sneijder kekurangan suplai
bola dan mesti mundur ampe ke belakang jemput bola.
Serangan dan tusukan2 maut Belanda hilang sama sekali di babak pertama,
belom lage Ruud Van Nistelroij yg ditempel ketat ama Kholodin tak bs
memegang bola sama sekali.
Babak kedua Van basten mulai mengubah strategi seperti yg dilakukannya pas
melawan Italy dan Perancis, yaitu memasukkan winger2 lincah untuk menyisir
pinggri lapangan, Van persie menggantikan Kuijt yg tak berkutik sama sekali di
babak pertama. tapi tak banyak berubah dalam permaenan Belanda, malah Rusia yg
dari celah di sisi kanan BElanda berhasil mencuri 1 gol.
Belanda mulai panik,tapi Van Basten malah menggantikan Boulahrouz dgn Heitinga
yg notabene nya lebih banyak beroperasi sebagai bek tengah menjadi bek kanan.
Hiddink meliat jelas titik lemah ini dan rusia selama babak kedua menyerang
abis2an sisi kanan pertahanan Belanda.
Van Basten kemudian dgn secepat kilat mengganti lage 1 winger masuk menggantikan
Engelaar yg uda tidak efektif, tapi yg dimasukkan adalah Ibrahim Afellay,
ini bener2 yg ga dimengerti, kenapa di pertandingan sepenting ini dalam
kondisi tertinggal dan membutuhkan gol malah dimasukkin seorang pemaen muda yg
masi minim pengalaman international, ini bener2 sebuah pertaruhan yg gagal
sama sekali.
Padahal g lebih mengharapkan robben yg mengisi posisi sayap kiri bakal lebih
efektif, masuknya Afellay malah membuat Van Bronkchost mesti lbh sering lage
naek ke depan membantu serangan karena dia lebih suka maen ke tengah dan
bukannya menyisir sisi lapangan dan melepas umpan2 silang,
jadinya di akhir babak kedua dan selama perpanjangan waktu sisi kiri
pertahanan Belanda kosong melompong dan Rusia mempunyai beberapa kesempatan
emas yg berawal dari pergerakan di sisi kiri dan hanya karena VDS za,
Belanda sanggup bertahan sampai masuk ke babak extra time.
Jelas banget Van Basten dalam menghadapi babak yg bertekanan besar masih
minim pengalaman dalam melakukan pergantian strategi yg pas, apalage
dalam kondisi tertinggal, kepanikan tertulis jelas di muka Van Basten saat
lahir gol pertama Rusia.
Rusia di bawah asuhan Hiddink bener2 sebuah tim yg brilliant ditambah lage
koordinir Andrei Arshavin membuat Rusia di 2 pertandingan terakhir ini
berbeda dgn RUsia yg dibantai Spanyol di pertandingan pertama dgn skor telak
4-1 di mana Andrei Arshavin masi menjalani skorsing.
1 gol, 1 assist di babak extra time serta pergerakan yg mengobrak abrik
pertahana Spanyol sepanjang malam cukup untuk membuktikan kapasitas anak muda
ini yg selepas Piala Eropa ini bakal jadi rebutan tim2 besar pastinya!
Well, 2 dari 3 tim jagoan g semuanya kandas di babak perempat final,
malam ini Spanyol bakal menantang Italy, kans Spanyol juga ga gede2 amat
mesti bertarung abis2an.
Apabila Spanyol tersingkir juga,abislah nafsu g untuk nonton final Euro
yg emank dari awal uda hilang setengah karena tidak lolosnya England.
Final Euro 08: Turkey vs Rusia?????
Friday, June 20, 2008
Perempat final Euro08 Portugal Vs Germany
Full Time Report.
Portugal 2:3 Deutschland(!!!!!!!!!)
入球:40" Nuno Gomes 87" Postiga(!)
22" Schweinsteiger(!) 26" Klose 61" Ballack
Highlight:
http://tinyurl.com/4jfa7l
Jerman bener-bener adalah tim spesialis turnamen yg terkenal dgn lambat panas
Pertandingan di grup B bole dibilang jauh dari yg namanya tim unggulan dan
hanya menempati posisi kedua di bawah Kroasia.
Tapi Jerman yg kemaren adalah Jerman yg berbeda, permaenan yg lebih hidup
lini depan dan lini tengah terjalin komunikasi yg sempurna.
Formasi yg berbeda kali ini juga menjadi titik balik yg sempurna bagi Jerman
Mario Gomez, topskor Liga Jerman di bawah Luca Toni selama 3 pertandingan
grup jauh dari mengesankan, positioning yg sering salah dan bahkan di
pertandingan terakhir sebuah sentuhan di depan gawang yg tak terjaga za
bisa ga gol. Duet dia dengan Klose membuat Jerman seolah2 hanya bermaen dgn
10 orang.
Di pertandingan melawan Portugal,Jerman turun dengan formasi yg berbeda.
Thomas Hitzlsperger dan Rifles menjadi duet jangkar utama di lini tengah
Jerman terbukti lebih efektif dari Torsten Frings sendirian.
Kembali nya Bastian Schweinsteiger juga menjadi tambahan amunisi dalam
serangan Jerman dari sisi kanan yg selama 3 pertandingan grup tak berkutik.
1 Gol dan 2 assist sempurna menjadi bukti konkrit betapa Jerman kehilangan dia
selama pertandingan grup.
Portugal secara keseluruhan maennya juga ga jelek-jelek amat, cuman dari segi
postur tubuh, lini depan Portugal susah mendapat advantage dari para bek
Jerman yg berpostur tinggi tegap. Tusukan dari sayap Ronaldo dan Simao hanya
berbahaya tapi belom bener2 mengancam pertahanan Jerman, Deco sebagai playmaker
juga rada off form malam ini malah Joao Moutinho yg lebih leluasa bergerak
ke depan belakang.
Masalah terbesar Portugal adalah di lini belakangnya, terutama di sektor kiri
pertahanan yg ditempati Paulo Ferreira, 3 gol dar Jerman bole dibilang semuany
lahir karena keteledoran dia dalam menutup ruang gerak.
Gol pertama Schweinsteiger emank ga bisa sepenuhnya menyalahkan dia,tapi ruang
yg ditinggalkan dia di kiri terlalu kosong yg membuat Schweinsteiger begitu
leluasa sprint dari kanan dan masuk ke kotak penalti menyambut umpan Podolski.
Gol Klose dan Ballack lahir dari sundulan di sisi kiri gawang Portugal yg
kembali teledor dalam menutup 2 pemaen paling berbahaya Jerman ini.
Overall, pertandingan perempat final pertama za uda seseru ini,patut
dinanti2kan pertandingan perempatfinal laennya.
Dan yg paling menarik adalah sepanjang turnamen ini berlangsung,
kayakny hanya 1 pertandingan yg sama sekali ga menghasilkan gol satupun
(Perancis Vs rumania)
Portugal 2:3 Deutschland(!!!!!!!!!)
入球:40" Nuno Gomes 87" Postiga(!)
22" Schweinsteiger(!) 26" Klose 61" Ballack
Highlight:
http://tinyurl.com/4jfa7l
Jerman bener-bener adalah tim spesialis turnamen yg terkenal dgn lambat panas
Pertandingan di grup B bole dibilang jauh dari yg namanya tim unggulan dan
hanya menempati posisi kedua di bawah Kroasia.
Tapi Jerman yg kemaren adalah Jerman yg berbeda, permaenan yg lebih hidup
lini depan dan lini tengah terjalin komunikasi yg sempurna.
Formasi yg berbeda kali ini juga menjadi titik balik yg sempurna bagi Jerman
Mario Gomez, topskor Liga Jerman di bawah Luca Toni selama 3 pertandingan
grup jauh dari mengesankan, positioning yg sering salah dan bahkan di
pertandingan terakhir sebuah sentuhan di depan gawang yg tak terjaga za
bisa ga gol. Duet dia dengan Klose membuat Jerman seolah2 hanya bermaen dgn
10 orang.
Di pertandingan melawan Portugal,Jerman turun dengan formasi yg berbeda.
Thomas Hitzlsperger dan Rifles menjadi duet jangkar utama di lini tengah
Jerman terbukti lebih efektif dari Torsten Frings sendirian.
Kembali nya Bastian Schweinsteiger juga menjadi tambahan amunisi dalam
serangan Jerman dari sisi kanan yg selama 3 pertandingan grup tak berkutik.
1 Gol dan 2 assist sempurna menjadi bukti konkrit betapa Jerman kehilangan dia
selama pertandingan grup.
Portugal secara keseluruhan maennya juga ga jelek-jelek amat, cuman dari segi
postur tubuh, lini depan Portugal susah mendapat advantage dari para bek
Jerman yg berpostur tinggi tegap. Tusukan dari sayap Ronaldo dan Simao hanya
berbahaya tapi belom bener2 mengancam pertahanan Jerman, Deco sebagai playmaker
juga rada off form malam ini malah Joao Moutinho yg lebih leluasa bergerak
ke depan belakang.
Masalah terbesar Portugal adalah di lini belakangnya, terutama di sektor kiri
pertahanan yg ditempati Paulo Ferreira, 3 gol dar Jerman bole dibilang semuany
lahir karena keteledoran dia dalam menutup ruang gerak.
Gol pertama Schweinsteiger emank ga bisa sepenuhnya menyalahkan dia,tapi ruang
yg ditinggalkan dia di kiri terlalu kosong yg membuat Schweinsteiger begitu
leluasa sprint dari kanan dan masuk ke kotak penalti menyambut umpan Podolski.
Gol Klose dan Ballack lahir dari sundulan di sisi kiri gawang Portugal yg
kembali teledor dalam menutup 2 pemaen paling berbahaya Jerman ini.
Overall, pertandingan perempat final pertama za uda seseru ini,patut
dinanti2kan pertandingan perempatfinal laennya.
Dan yg paling menarik adalah sepanjang turnamen ini berlangsung,
kayakny hanya 1 pertandingan yg sama sekali ga menghasilkan gol satupun
(Perancis Vs rumania)
Thursday, June 19, 2008
Wednesday, June 18, 2008
Hujan
Hujan,
lage dan lage di musim panas yg basah di kota Taipei ini.
kapan aku bs menikmati musim panas sesungguhnya tanpa harus di depan kamar memikirkan lama apakah aku perlu membawa payung segede tongkat pembunuh naga ini keluar.
Besok bakal merupakan hari terakhir aku pergi ke kelas di bangku perkuliahan ini untuk ujian marketing. Penutup segala kenangan manis indah pahit senang susah gembira di National Taiwan University ini. End of something means beginning of something else.
The show must go on,pal!!!!!!!
Cape,ngantuk dan kehujanan lage,bener2 merupakan minggu yg melelahkan.
Final Exam + Euro 2008 bener2 merupakan kombinasi yg sempurna untuk menjadi sumber penghasilan tambahan dokter hati
lage dan lage di musim panas yg basah di kota Taipei ini.
kapan aku bs menikmati musim panas sesungguhnya tanpa harus di depan kamar memikirkan lama apakah aku perlu membawa payung segede tongkat pembunuh naga ini keluar.
Besok bakal merupakan hari terakhir aku pergi ke kelas di bangku perkuliahan ini untuk ujian marketing. Penutup segala kenangan manis indah pahit senang susah gembira di National Taiwan University ini. End of something means beginning of something else.
The show must go on,pal!!!!!!!
Cape,ngantuk dan kehujanan lage,bener2 merupakan minggu yg melelahkan.
Final Exam + Euro 2008 bener2 merupakan kombinasi yg sempurna untuk menjadi sumber penghasilan tambahan dokter hati
Subscribe to:
Posts (Atom)