Full Time Report.
Russia 0:3 Espana
Goal:50" Xavi Hernandez 73" Guiza 82" Silva
Kalo dibilang Rusia adalah tim paling mengejutkan taon ini jelas ini sangatlah tepat sekali dan tak berlebihan. Dimulai dari babak kualifikasi EURO2008 di mana mereka 1 grup dengan Kroasia, Inggris dengan kemungkinan kecil hanya bakal jadi penonton pas bulan Juni 2008 ini, mereka malah dengan segala keajaiban ditambah dengan kebodohan Inggris malah berhasil menembuk ke putaran final Euro 2008.
Tak hany di situ aza, di babak putaran final, mereka ditempatkan segrup dengan Spanyol dan Swedia yg notabene merupakan tim unggulan yg langganan EURO dan WC, juga Yunani yg merupakan juara bertahan. Again, Rusia membuat bandar taruhan untung gede dengan mengalahkan Yunani dan Swedia untuk lolos ke babak selanjutynya dengan status runner up.
Kemudian,kejutan lebih dahsyat lage dengan berhasil meredam serangan total football Belanda dan menang 3-1 atas Belanda. Bandar taruhan di seluruh dunia untung gede2an!!!!!!
Dan di saat seluruh dunia uda menyaksikan kehebatan Russia dalam 3 pertandingan terakhir
dan mulai menjagokan bahkan menyakinin Russia mungkin za melaju ke babak final, mereka dalam pertandingan kemaren malah antiklimaks dan tampil seperti layaknya tim medioker, tak berkutik di hadapan Spanyol dengan skor telalk 3-0.
Determinasi dan stamina superpower Russia sama sekali hilang dalam pertandingan kale ini.
Motor serangan Russia yg sebelom pertandingan disebut2 sebagai "New Russian Tsar" Andrei Arshavin sama sekali off form, hanya 1 shot melenceng doank yg berhasil dia hasilkan selama 90 menit. Otomatis seluruh permaenan Russia kembali menjadi tim biasa2 za tanpa penampilan enerjik dari Arshavin seperti yg dia pertunjukkan di dua pertandingan sebelomnya.
Spanyol sendiri cukup beruntung ketemu Russia nya pas di semifinal setelah menyaksikan 2 contoh korban yg dilahap oleh Guus Hiddink dan Arshavin ( Swedia dan Belanda), jadi mereka uda bisa menyiapkan segala strategi dalam mengantisipasi serangan Russia yg beorientasi di kaki Arshavin. Marcos Senna sedari lapangan tengah uda menempel ketat dan memutus segala aliran bola yg bakal menuju ke Arshavin, dan Carles Puyol bertugas merusak dan merebut bola dari kaki Arshavin.
Pengawalan berlapis ini membuat Arshavin sama sekali tak berkutik, jangankan shoot, untuk dapet aliran bola dari lini tengah za uda steengah mati. Dan catet, dia hanyalah seorang Andrei Arshavin bukannlha Maradona ataupun Ronaldinho yg sanggup mengubah seluruh hasil pertandingan sendirian!!!!!
Spanyol di awal pertandingan sempat dikejutkan dengan cederanya David Villa pas ngambil free kick dan terpaksa digantikan Cesc Fabregas yg belom sempat pemanasan sama sekali.
Tapi ternyata cedera nya David Villa malah membawa berkah bagi SPanyol, mereka bermaen lebih terbuka dan dengn lebih efektif dengan passing satu dua yg di awali oleh Cesc Fabregas, Torres menjadi target man sendirian benernya juga menghasilkan efek yg lumayan bagus, cuman kontrol bola Torres kemaren bener2 tidak seperti pas di Liverpool, kadang terlalu deket kadang terlalu jauh dari badan, jadinya ruang tembak dia uda terlanjur ditutupin bek Russia.
Gol Xavi Hernandex hasil tendangan Iniesta berhasil meluluhlantahkan pertahanan Russia yg meski susah nyerang tapi masi berusaha bertahan mati2an selama babak pertama.
Kemudian dengan real playmaker Cesc Fabregas, deep playmaker Xavi , holding midfield Senna, free player Iniesta dan Silva, serta fake winger Sergio Ramos, Spanyol berhasil mengobrak abrik seluruh pertahanan Russia.
Kredit tersendiri pantas diberikan kepada Cesc Fabregas dengan 2 umpan brilliantnya yg menghasilkan gol Guiza dan Silva.
Meski menang telak, permaenan Spanyol belom bener2 sampai pada level sebuah tim yg matang. Lini tengah mereka bolehlah menguasai lapangan karena hampr semua pemaen tengahnya merupakan tipe pemaen yg jago dalam menguasai dan mengontrol bola.
Tapi tetap za aliran bola ke para striker nya masi terasa kurang, tidak ada nya 1 passingan yg efektif dan cepat untuk memecah pertahanan lawan ,terlalu sering bola berputar2 dulu di kaki semua pemaen tengah baru dialirkan ke striker, lawan pun uda terlanjur membangun benteng pertahanan yg ketat. Itulah mengapa Spanyol sering harus melakukan shot berpuluh2 kali dulu baru bisa mencetak gol ke gawang lawan.
Kebetulan sekali lawan Spanyol di final EURO2008 ini adalah Jerman yg mempunyai tingkat efektivitas serangan yg paling tinggi di antara tim2 peserta Euro taon ini, dlaam pertandingan semifinal kemaren za, mereka hanya berhasil melakukan 3 shot on goal dan kesemuanya menghasilkan gol dan berhasil mengalahkan Turki yg sepanjang 90 menit mengontrol jalannya pertandingan dan menghasilkan puluhan shot on goal!!!!!!!!
Spanyol perlu sangat berhati2 dalam pertandingan final kale ini, apalage ditamabh dengan kemungkina absennya striker nya yg paling efisien dan efektif , David Villa!!!!!!
Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts
Saturday, June 28, 2008
Friday, June 20, 2008
Perempat final Euro08 Portugal Vs Germany
Full Time Report.
Portugal 2:3 Deutschland(!!!!!!!!!)
入球:40" Nuno Gomes 87" Postiga(!)
22" Schweinsteiger(!) 26" Klose 61" Ballack
Highlight:
http://tinyurl.com/4jfa7l
Jerman bener-bener adalah tim spesialis turnamen yg terkenal dgn lambat panas
Pertandingan di grup B bole dibilang jauh dari yg namanya tim unggulan dan
hanya menempati posisi kedua di bawah Kroasia.
Tapi Jerman yg kemaren adalah Jerman yg berbeda, permaenan yg lebih hidup
lini depan dan lini tengah terjalin komunikasi yg sempurna.
Formasi yg berbeda kali ini juga menjadi titik balik yg sempurna bagi Jerman
Mario Gomez, topskor Liga Jerman di bawah Luca Toni selama 3 pertandingan
grup jauh dari mengesankan, positioning yg sering salah dan bahkan di
pertandingan terakhir sebuah sentuhan di depan gawang yg tak terjaga za
bisa ga gol. Duet dia dengan Klose membuat Jerman seolah2 hanya bermaen dgn
10 orang.
Di pertandingan melawan Portugal,Jerman turun dengan formasi yg berbeda.
Thomas Hitzlsperger dan Rifles menjadi duet jangkar utama di lini tengah
Jerman terbukti lebih efektif dari Torsten Frings sendirian.
Kembali nya Bastian Schweinsteiger juga menjadi tambahan amunisi dalam
serangan Jerman dari sisi kanan yg selama 3 pertandingan grup tak berkutik.
1 Gol dan 2 assist sempurna menjadi bukti konkrit betapa Jerman kehilangan dia
selama pertandingan grup.
Portugal secara keseluruhan maennya juga ga jelek-jelek amat, cuman dari segi
postur tubuh, lini depan Portugal susah mendapat advantage dari para bek
Jerman yg berpostur tinggi tegap. Tusukan dari sayap Ronaldo dan Simao hanya
berbahaya tapi belom bener2 mengancam pertahanan Jerman, Deco sebagai playmaker
juga rada off form malam ini malah Joao Moutinho yg lebih leluasa bergerak
ke depan belakang.
Masalah terbesar Portugal adalah di lini belakangnya, terutama di sektor kiri
pertahanan yg ditempati Paulo Ferreira, 3 gol dar Jerman bole dibilang semuany
lahir karena keteledoran dia dalam menutup ruang gerak.
Gol pertama Schweinsteiger emank ga bisa sepenuhnya menyalahkan dia,tapi ruang
yg ditinggalkan dia di kiri terlalu kosong yg membuat Schweinsteiger begitu
leluasa sprint dari kanan dan masuk ke kotak penalti menyambut umpan Podolski.
Gol Klose dan Ballack lahir dari sundulan di sisi kiri gawang Portugal yg
kembali teledor dalam menutup 2 pemaen paling berbahaya Jerman ini.
Overall, pertandingan perempat final pertama za uda seseru ini,patut
dinanti2kan pertandingan perempatfinal laennya.
Dan yg paling menarik adalah sepanjang turnamen ini berlangsung,
kayakny hanya 1 pertandingan yg sama sekali ga menghasilkan gol satupun
(Perancis Vs rumania)
Portugal 2:3 Deutschland(!!!!!!!!!)
入球:40" Nuno Gomes 87" Postiga(!)
22" Schweinsteiger(!) 26" Klose 61" Ballack
Highlight:
http://tinyurl.com/4jfa7l
Jerman bener-bener adalah tim spesialis turnamen yg terkenal dgn lambat panas
Pertandingan di grup B bole dibilang jauh dari yg namanya tim unggulan dan
hanya menempati posisi kedua di bawah Kroasia.
Tapi Jerman yg kemaren adalah Jerman yg berbeda, permaenan yg lebih hidup
lini depan dan lini tengah terjalin komunikasi yg sempurna.
Formasi yg berbeda kali ini juga menjadi titik balik yg sempurna bagi Jerman
Mario Gomez, topskor Liga Jerman di bawah Luca Toni selama 3 pertandingan
grup jauh dari mengesankan, positioning yg sering salah dan bahkan di
pertandingan terakhir sebuah sentuhan di depan gawang yg tak terjaga za
bisa ga gol. Duet dia dengan Klose membuat Jerman seolah2 hanya bermaen dgn
10 orang.
Di pertandingan melawan Portugal,Jerman turun dengan formasi yg berbeda.
Thomas Hitzlsperger dan Rifles menjadi duet jangkar utama di lini tengah
Jerman terbukti lebih efektif dari Torsten Frings sendirian.
Kembali nya Bastian Schweinsteiger juga menjadi tambahan amunisi dalam
serangan Jerman dari sisi kanan yg selama 3 pertandingan grup tak berkutik.
1 Gol dan 2 assist sempurna menjadi bukti konkrit betapa Jerman kehilangan dia
selama pertandingan grup.
Portugal secara keseluruhan maennya juga ga jelek-jelek amat, cuman dari segi
postur tubuh, lini depan Portugal susah mendapat advantage dari para bek
Jerman yg berpostur tinggi tegap. Tusukan dari sayap Ronaldo dan Simao hanya
berbahaya tapi belom bener2 mengancam pertahanan Jerman, Deco sebagai playmaker
juga rada off form malam ini malah Joao Moutinho yg lebih leluasa bergerak
ke depan belakang.
Masalah terbesar Portugal adalah di lini belakangnya, terutama di sektor kiri
pertahanan yg ditempati Paulo Ferreira, 3 gol dar Jerman bole dibilang semuany
lahir karena keteledoran dia dalam menutup ruang gerak.
Gol pertama Schweinsteiger emank ga bisa sepenuhnya menyalahkan dia,tapi ruang
yg ditinggalkan dia di kiri terlalu kosong yg membuat Schweinsteiger begitu
leluasa sprint dari kanan dan masuk ke kotak penalti menyambut umpan Podolski.
Gol Klose dan Ballack lahir dari sundulan di sisi kiri gawang Portugal yg
kembali teledor dalam menutup 2 pemaen paling berbahaya Jerman ini.
Overall, pertandingan perempat final pertama za uda seseru ini,patut
dinanti2kan pertandingan perempatfinal laennya.
Dan yg paling menarik adalah sepanjang turnamen ini berlangsung,
kayakny hanya 1 pertandingan yg sama sekali ga menghasilkan gol satupun
(Perancis Vs rumania)
Monday, June 16, 2008
KAKA " I Belong to Jesus"
Do you..?
"I belong to Jesus"
Lahir di Brasilia tahun 1982 dengan nama Ricardo Izecson dos Santos Leite,
Kaka lahir dari sebuah keluarga penginjil yang kaya raya.
Namun hal itu tidak membuat ia menjadi sombong dengan mengandalkan kekayaan
keluarganya,
ataupun mengikuti jalan hidup keluarganya dengan menjadi penginjil.
Kaka punya jalannya sendiri dan caranya sendiri.
Sejak kecil ia sangat menyukai sepakbola,
bahkan dalam usia remaja ia menjadi pemain yang cukup terkenal di daerahnya
dengan bermain sebagai pemain cadangan di klub San Paulo.
Namun pada usia 18 tahun sebuah bencana terjadi,
ia mengalami Cidera punggung yang serius saat sedang berenang.
Dokter mengatakan ia tidak bisa bermain sepakbola lagi,
bahkan kemungkinan besar akan lumpuh akbibat cidera itu.
Tidak ada tindakan operasi atau terapi yang bisa menyelamatkannya.
Hidup Kaka hancur berantakan saat itu, kecintaannya pada sepakbola demikian
besar, kini semua harus berakhir, bahkan sisa hidupnya harus diisi
dengan menjalani kelumpuhannya.
Namun Kaka tahu kemana ia harus minta tolong saat dokter sudah angkat tangan.
Kaka bergumul dengan Tuhan,
tak putus-putusnya ia berdoa memohon kesembuhannya. Ia bernazar pada Tuhan,
bila ia sembuh dan dapat bermain sepakbola lagi,
ia akan mempersembahkan seluruh prestasinya itu pada Tuhan Yesus.
Dan keajaibanpun terjadi, setahun setelah kecelakaannya itu tepatnya
tahun 2001,Tuhan menyembuhkannya, ia sembuh total dari sakitnya.
Bahkan ia dapat merumput bermain sepakbola lagi.
Tuhan juga memberikan hadiah bonus,
ia tidak lagi menjadi pemain cadangan melainkan menjadi pemain utama dan
andalan dalam klubnya.
Tuhan membuat permainan Kaka menjadi begitu hebat sehingga manager tim nasional
Brazil terpikat akan permainannya,
dan memanggil Kaka untuk mengenakan baju kebesaran tim Brazil ,
emas dan hijau, dipercaya untuk bertarung di piala dunia 2002.
Dari sekian banyak bakat baru bersinar di Brazil ,
ia hanyalah seorang pemain muda yang belum setahun membela klubnya,
namun sudah dipanggil masuk tim nasional.
Bagi Kaka itu adalah keajaiban dan anugerah yang besar baginya.
Walaupun dia hanya jadi pemain cadangan dan duduk dipinggir lapangan menonton
pertandingan para seniornya di Piala Dunia,
namun Kaka sudah sangat senang dapat ikut serta dalam kompetisi sebesar Piala
Dunia.
Kaka tidak menyadari Tuhan sedang menyediakan keajaiban lainnya bagi dia.
Beberapa pertandingan berjalan begitu keras bagi Brazil ,
sehingga beberapa pemain bintang harus disimpan karena cidera.
Datanglah kesempatan bagi Kaka untuk turun membela timnya.
Di bawah pembelaannya Brazil pun menang,
peristiwa legendaris yang menggemparkan dunia itupun terjadi,
Kaka mengangkat seragamnya dan di baliknya ada sebuah tulisan yang menggegerkan
kaos putih itu bertuliskan "I Love Jesus".
Itu terus dilakukannya setiap kali teman-temannya merayakan gol.
Dan akhirnya Brazil pun memenangkan Piala Dunia 2002,
setelah menaklukan Jerman di final dengan skor 2-0.
Dalam parade kemenangan di negaranya sendiri,
kaos kesayangan yang bertuliskan 'I love Jesus' itu tidak pernah dilepasnya.
Hal itu menginspirasi banyak pemain Brazil (bahkan pemain negara lain)
melakukan hal yang sama.
Saat diwawancara oleh stasiun TV dan ditanya mengapa ia melakukan hal itu,
ia berkata,
"Saya ingin memperlihatkan dengan hidup dan kerja saya,
apa yang telah Tuhan lakukan bagi saya,
supaya orang lain dapat melihat apa yang Tuhan
bisa lakukan dalam kehidupan mereka."
Permainannya yang cantik di Piala Dunia tidak luput dari perhatian sebuah klub
raksasa di Italia, AC Milan.
Tidak lama kemudian mereka meminta Kaka masuk dalam timnya
sebagai pemain utama. Kaka pun pindah bergabung dengan AC Milan,
masuk dalam liga Italia yang keras dan penuh bintang.
Namun dalam musim pertamanya di Liga Italia seri A,
ia langsung menyumbangkan gelar juara scudetto bagi AC Milan.
Dalam waktu singkat Kaka menjadi bintang dan pujaan banyak
orang khususnya wanita, kegantengannya yang seperti seorang bintang film
membuat ia selalu dikejar-kejar fans wanita,
di manapun ia berada akan selalu ada jeritan gadis-gadis muda
yang mengaguminya. Namun cinta dan kesetiannya hanya pada Caroline Celico,
kekasihnya yang jauh di Brazil.
Walaupun kehidupan pemain sepakbola selalu dikeliling
wanita-wanita cantik super model, atau pesta-pesta kemenangan,
Kaka selalu menghindari semuanya itu.
Ia bahkan tidak mau membawa Caroline tinggal dengannya di Italia
sebelum pernikahan, seperti yang dilakukan para pemain bola di liga-liga besar.
Tahun 2005, Kaka meminang Caroline,
dalam sebuah upacara perkawinan yang sangat sederhana,
sangat berbeda dengan pernikahan selebritis lain yang super mewah.
Dalam jumpa pers ia menyatakan bahwa ia masih perjaka dan
Caroline masih perawan.
"Itu adalah periode yang penting, sebuah ujian untuk cinta kami berdua.
Saya seorang pria normal dan pasti tergoda untuk melakukan hubungan sebelum
pernikahan, tapi saya bisa melewatinya.
Malam pertama kami juga ditandai darah keperawanan,
sebagai tanda cinta suci kami."
Walaupun sebuah isu pindah agama sempat menerpanya di akhir tahun 2006,
namun Kaka membuktikan pada mata dunia, bahwa ia adalah murid Kristus sejati
dalam final liga Champion Mei 2007.
Menjadi pahlawan kemenangan melawan Liverpool,
Kaka langsung merayakan golnya dengan membuka kaosnya dan menunjukan tulisan
"I belong to Jesus" kemudian berlutut berdoa bersyukur di tengah lapangan.
Teman-temannya yang lain turut merayakannya,
tapi mereka mengerti dan tidak mengganggu Kaka yang sedang berdoa.
Peristiwa ini ditonton jutaan pemirsa yang menyaksikan final
Liga Champion 2007. Bagi Kaka beserta seluruh pemain dan pendukung AC Milan,
kemenangan ini merupakan mujizat.
Tidak ada yang menyangka AC Milan akan menang,
di tengah kepungan 3 raksasa Inggris yang diunggulkan yaitu
Manchester United, Chelsea dan Liverpool .
Kaka menjadi Top Scorer dalam Liga Champion,
pertarungan liga paling bergengsi dan tertinggi di seluruh dunia.
Membuatnya dinobatkan sebagai raja oleh para media Italia,
dan pantas dinobatkan sebagai pemain terbaik di dunia.
Klub-klub kaya seperti Real Madrid diberitakan telah mengajukan
penawaran sebesar
100 juta euro (1 trilyun rupiah lebih) jauh memecahkan rekor
pemain termahal saat ini.
Do you belong to Jesus???
Sunday, June 15, 2008
Hasil Euro 2008 13 Juni 2008
Italy 1-1 Romania
Panucci 56' Mutu 55'
Mutu (pen miss 81')
1 Goals scored 1
2 Yellow card 3
0 Red card 0
4 Shots on goal 5
5 Shots wide 5
12 Fouls committed 19
12 Corners 5
6 Offsides 4
34'57" Ball. Poss. (time) 30'53"
53% Ball. Poss. (%) 47%
Highlight:
http://footyblog.net/2008/06/13/italy-vs-romania-highlights-euro-2008-highlights/
Netherlands Vs France
4 - 1
(1 - 0)
9" Kuijt 71" Henry
(Ast by van der Vaart) (Ast by Sagnol)
59" van Persie
(Ast by Robben)
72" Robben
(Ast by Sneijder)
90+2" Sneijder
(Ast by van Persie)
4 Goals 1
16 Total Shots 23
4 Shot Wide 9
9 Shots on Target 9
3 Blocked Shots 5
17 Fouls 17
0 Offside 2
2 Corners 6
8 Saves 6
53% Possession 47%
Highlight: http://footyblog.net/2008/06/13/holland-netherlands-vs-france-highlights-euro-2008-highlights/
Catenaccio Italy bener2 ilang tak berbekas dalam Euro 2008 ini
Dua yg notabene nya selama karir lebih banyak beroperasi sebagai bek
sayap diplot sebagai bek tengah (Panucci + Chiellini), hasilnya tidak
bakal lebih bagus dari Barzagli + Materazzi.
Bener2 pertaruhan yg luar biasa dari Donadoni.
Dua blunder dari bek italy menghasilkan 1 gol dan 1 penalti.
Kapasitas sebagai juara dunia 2006 bener2 diperatruhkan di sini.
Di pertandingan pertama, trio milan Gattuso-Pirlo-Ambrosini bolelah
merajalela di Milan, tapi inget Italy tidak ada KAKA yg bs membantu
menlancarkan aliran bola dari tengah ke depan,bahkan kemampuan individual
untuk mengocek dan mencetak gol jauh lebih dari Camoranesi maupun Di Natale
Masuknya Antonio Cassano di babak kedua membawa perubahan yg sangat berarti
bagi Italy,serangan Italy lebih hidup dan mengancam,tapi itu sudah sangat telat
Italy digilas Belanda tiga Gol tanpa balas
DI pertandingan kedua,formasi tim kembali dirombak, selaen posisi bek yg
di luar dugaan itu, masuknya Perrota dan De Rossi menemani Pirlo lebih
mempunyai keefektivasan dan possesion bola yg lebih tinggi.
Di depan penampilan Del Piero sebagai second striker juga sangat berhasil
menghubungkan lini tengah dgn Luca Toni,tapi babak pertama Italy bermaen
dgn sangat monoton sekali, semua bola lambung dan crossing ditujukan ke
kepala Toni,taktik benernya menghasilkan 1 gol,cuman sayang beda tipis za
dari offside.
Masuknya Antonio Cassano di babak kedua kembali menghasilkan nuansa berbeda
dalam serangan Italy, lebih banyak variasi serangan,lebih banyak passing2
kreatif dan lebih banyak shot (bukan dari heading). Tapi tetap za terlalu
telat, Italy hanya beruntung bermaen imbang 1-1 dgn Rumania
Donadoni suka bertaruh tapi dia malah ga berani bertaruh dgn memasang
Cassano sebagai starter, malah memasang Mauro Camoranesi yg sepanjang musim
ini gagal menampilkan penampilan terbaik dia di Juventus.
Dua striker sebagai topskor di dua liga eropa( Toni dan Del Piero) dalam
dua pertandingan pertama malah hanya 1 gol yg tercipta, itu pun dari
seorang bek. Hilangnya Fabio Cannavaro di detik2 terakhir bener2 merupakan
sebuah kerugian yg sangat besar bagi Italy, amat besar malah jika akhirnya
Italy uda harus pulang lebih cepat setelah 3 pertandingan grup selesai.
Panucci 56' Mutu 55'
Mutu (pen miss 81')
1 Goals scored 1
2 Yellow card 3
0 Red card 0
4 Shots on goal 5
5 Shots wide 5
12 Fouls committed 19
12 Corners 5
6 Offsides 4
34'57" Ball. Poss. (time) 30'53"
53% Ball. Poss. (%) 47%
Highlight:
http://footyblog.net/2008/06/13/italy-vs-romania-highlights-euro-2008-highlights/
Netherlands Vs France
4 - 1
(1 - 0)
9" Kuijt 71" Henry
(Ast by van der Vaart) (Ast by Sagnol)
59" van Persie
(Ast by Robben)
72" Robben
(Ast by Sneijder)
90+2" Sneijder
(Ast by van Persie)
4 Goals 1
16 Total Shots 23
4 Shot Wide 9
9 Shots on Target 9
3 Blocked Shots 5
17 Fouls 17
0 Offside 2
2 Corners 6
8 Saves 6
53% Possession 47%
Highlight: http://footyblog.net/2008/06/13/holland-netherlands-vs-france-highlights-euro-2008-highlights/
Catenaccio Italy bener2 ilang tak berbekas dalam Euro 2008 ini
Dua yg notabene nya selama karir lebih banyak beroperasi sebagai bek
sayap diplot sebagai bek tengah (Panucci + Chiellini), hasilnya tidak
bakal lebih bagus dari Barzagli + Materazzi.
Bener2 pertaruhan yg luar biasa dari Donadoni.
Dua blunder dari bek italy menghasilkan 1 gol dan 1 penalti.
Kapasitas sebagai juara dunia 2006 bener2 diperatruhkan di sini.
Di pertandingan pertama, trio milan Gattuso-Pirlo-Ambrosini bolelah
merajalela di Milan, tapi inget Italy tidak ada KAKA yg bs membantu
menlancarkan aliran bola dari tengah ke depan,bahkan kemampuan individual
untuk mengocek dan mencetak gol jauh lebih dari Camoranesi maupun Di Natale
Masuknya Antonio Cassano di babak kedua membawa perubahan yg sangat berarti
bagi Italy,serangan Italy lebih hidup dan mengancam,tapi itu sudah sangat telat
Italy digilas Belanda tiga Gol tanpa balas
DI pertandingan kedua,formasi tim kembali dirombak, selaen posisi bek yg
di luar dugaan itu, masuknya Perrota dan De Rossi menemani Pirlo lebih
mempunyai keefektivasan dan possesion bola yg lebih tinggi.
Di depan penampilan Del Piero sebagai second striker juga sangat berhasil
menghubungkan lini tengah dgn Luca Toni,tapi babak pertama Italy bermaen
dgn sangat monoton sekali, semua bola lambung dan crossing ditujukan ke
kepala Toni,taktik benernya menghasilkan 1 gol,cuman sayang beda tipis za
dari offside.
Masuknya Antonio Cassano di babak kedua kembali menghasilkan nuansa berbeda
dalam serangan Italy, lebih banyak variasi serangan,lebih banyak passing2
kreatif dan lebih banyak shot (bukan dari heading). Tapi tetap za terlalu
telat, Italy hanya beruntung bermaen imbang 1-1 dgn Rumania
Donadoni suka bertaruh tapi dia malah ga berani bertaruh dgn memasang
Cassano sebagai starter, malah memasang Mauro Camoranesi yg sepanjang musim
ini gagal menampilkan penampilan terbaik dia di Juventus.
Dua striker sebagai topskor di dua liga eropa( Toni dan Del Piero) dalam
dua pertandingan pertama malah hanya 1 gol yg tercipta, itu pun dari
seorang bek. Hilangnya Fabio Cannavaro di detik2 terakhir bener2 merupakan
sebuah kerugian yg sangat besar bagi Italy, amat besar malah jika akhirnya
Italy uda harus pulang lebih cepat setelah 3 pertandingan grup selesai.
Hasil Euro 2008 15 Juni 2008 (Spanyol Vs Swedia)
Sweden 1-2 Spain
Ibrahimovic 34' Torres 15'
Villa 90'
1 Goals scored 2
1 Yellow card 1
0 Red card 0
2 Shots on goal 10
5 Shots wide 3
20 Fouls committed 15
0 Corners 7
2 Offsides 1
26'56" Ball. Poss. (time) 44'47"
37% Ball. Poss. (%) 63%
Man of the Match - David Villa
http://www.euro2008.uefa.com/fanzone/motm/match=300697/index.html
Highlight:
http://footyblog.net/2008/06/14/sweden-vs-spain-highlights-euro-2008-highlights/
Duet emas Spanyol kemaren menghasilkan kemenangan penting buat Spanyol
Swedia sejak awal sudah mencanangkan untuk hasil seri dgn Spanyol,
jadinya taktik bertahan total dan hanya mengandalkan serangan balik
dengan point yg dituju Zlatan Ibrahimovic.
ALhasil setelah gol Torres di menit 15, Ibra berhasil memanfaatkan kekosongan
di sisi kanan pertahanan Spanyol dan menyamakan kedudukan.
Spanyol sepertinya tidak berkutik terhadap pertahana berlapis Swedia
yg dibarengin dengan kekuatan fisik yg memadai serta mampu menutupi kecepatan
Villa dan Torres sampai ke titik paling rendah.
Swedia babak kedua mengganti Zlatan Ibrahimovic (untuk alasan taktik or cedera?)
tapi jelas keputusan ini sangat merugikan mereka,praktis
serangan balik dia orang tak ada sasaran yg dituju, dan shot mereka selama
babak kedua hampir tidak ada berbanding 7 di babak pertama.
Dominasi Spanyol sepanjang babak kedua dan keteledoran bek Swedia di menit
terakhir menjadikan David Villa sebagai Topskor sementara Euro08.
Penampilan Spanyol di pertandingan ini semakin memperlihatkan borok tim
mereka, tanpa adanya 1 pun winger murni di dalam tim, alhasil serangan
Spanyol terorientasi di tengah lapangan,umpan2 pendek untuk disambar dgn
kecepatan Villa dan Torres. Serangan sayap didukung oleh duet bek sayap
Capdevilla dan Sergio Ramos yg keseringan naek membantu serangan dan
meninggalkan lobang yg gede di sisi kiri kanan pertahanan Spanyol.
Spanyol apabila ketemu tim dgn winger yg lincah semisal Portugal
ataupun Belanda dijamin bakal kedodoran.
Spanyol,Portugal,Belanda
Tiga jagoan g untuk sementara uda memastikan diri lolos ke babak
selanjutnya dan hampir pasti sebagai juara grup
Semoga dua di antara mereka bs tampil di final
hmmmmmmmmmm
Ibrahimovic 34' Torres 15'
Villa 90'
1 Goals scored 2
1 Yellow card 1
0 Red card 0
2 Shots on goal 10
5 Shots wide 3
20 Fouls committed 15
0 Corners 7
2 Offsides 1
26'56" Ball. Poss. (time) 44'47"
37% Ball. Poss. (%) 63%
Man of the Match - David Villa
http://www.euro2008.uefa.com/fanzone/motm/match=300697/index.html
Highlight:
http://footyblog.net/2008/06/14/sweden-vs-spain-highlights-euro-2008-highlights/
Duet emas Spanyol kemaren menghasilkan kemenangan penting buat Spanyol
Swedia sejak awal sudah mencanangkan untuk hasil seri dgn Spanyol,
jadinya taktik bertahan total dan hanya mengandalkan serangan balik
dengan point yg dituju Zlatan Ibrahimovic.
ALhasil setelah gol Torres di menit 15, Ibra berhasil memanfaatkan kekosongan
di sisi kanan pertahanan Spanyol dan menyamakan kedudukan.
Spanyol sepertinya tidak berkutik terhadap pertahana berlapis Swedia
yg dibarengin dengan kekuatan fisik yg memadai serta mampu menutupi kecepatan
Villa dan Torres sampai ke titik paling rendah.
Swedia babak kedua mengganti Zlatan Ibrahimovic (untuk alasan taktik or cedera?)
tapi jelas keputusan ini sangat merugikan mereka,praktis
serangan balik dia orang tak ada sasaran yg dituju, dan shot mereka selama
babak kedua hampir tidak ada berbanding 7 di babak pertama.
Dominasi Spanyol sepanjang babak kedua dan keteledoran bek Swedia di menit
terakhir menjadikan David Villa sebagai Topskor sementara Euro08.
Penampilan Spanyol di pertandingan ini semakin memperlihatkan borok tim
mereka, tanpa adanya 1 pun winger murni di dalam tim, alhasil serangan
Spanyol terorientasi di tengah lapangan,umpan2 pendek untuk disambar dgn
kecepatan Villa dan Torres. Serangan sayap didukung oleh duet bek sayap
Capdevilla dan Sergio Ramos yg keseringan naek membantu serangan dan
meninggalkan lobang yg gede di sisi kiri kanan pertahanan Spanyol.
Spanyol apabila ketemu tim dgn winger yg lincah semisal Portugal
ataupun Belanda dijamin bakal kedodoran.
Spanyol,Portugal,Belanda
Tiga jagoan g untuk sementara uda memastikan diri lolos ke babak
selanjutnya dan hampir pasti sebagai juara grup
Semoga dua di antara mereka bs tampil di final
hmmmmmmmmmm
Subscribe to:
Posts (Atom)